Edukasi Karakter Sejak Dini: Sosialisasi Anti-Bullying bagi Anak Usia Sekolah di Desa Kemala Jaya
Kata Kunci:
Anti-Bullying, Desa Kemala Jaya, Psikoedukasi, Remaja, KarakterAbstrak
Perilaku bullying atau perundungan merupakan fenomena yang masih marak terjadi di lingkungan anak-anak, termasuk di daerah pedesaan. Di Desa Kemala Jaya, kurangnya pemahaman mengenai dampak psikososial perundungan menyebabkan tindakan tersebut sering dianggap sebagai interaksi sosial yang lumrah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak usia 8–12 tahun mengenai bahaya bullying serta cara pencegahannya. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi intensif melalui sosialisasi interaktif, simulasi tindakan asertif, dan diskusi terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, dan sosial) serta dampaknya bagi kesehatan mental. Melalui kegiatan ini, anak-anak dibekali keterampilan untuk merespons tindakan perundungan dengan berani dan empati. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa peserta kini lebih berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat dan suportif di Desa Kemala JayaUnduhan
Diterbitkan
2026-06-29
Cara Mengutip
Heri Sepriyadi, Yeyen Andrizal, Inti Pitasari, Nanda Lismawati, Meri Santika, Rahma Gustiana, … M. Aziz Nurohman. (2026). Edukasi Karakter Sejak Dini: Sosialisasi Anti-Bullying bagi Anak Usia Sekolah di Desa Kemala Jaya. Donasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 33–42. Diambil dari https://jurnal.staibta.ac.id/donasi/article/view/141
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Heri Sepriyadi, Yeyen Andrizal, Inti Pitasari, Nanda Lismawati, Meri Santika, Rahma Gustiana, Lutfi Azudin, Allam Syarul F, M. Aziz Nurohman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








