Pemberdayaan Bahan Baku Lokal Ubi sebagai Produk Olahan Bernilai Ekonomis di Desa Kemala Jaya Kecamatan Muara Jaya

Penulis

  • Yose Rizal Fajri Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Nurhawa Nurhawa Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Helman Pauzi Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Ajeng Safira Yolanda Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Inda Yuliah Rissanti Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Ita Nursila Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Muhammad Apriansah Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Pelia Putri Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Septia Agustina Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)
  • Satria Anta Dista Anggara Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Baturaja)

Kata Kunci:

Ubi Kayu, Brownies Ubi, Pemberdayaan Masyarakat, Branding, Pemasaran Digital

Abstrak

Desa Kemala Jaya, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), memiliki potensi ubi kayu yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas karena sebagian besar hasil panen dijual dalam bentuk mentah dengan nilai ekonomi rendah. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai teknologi pengolahan, diversifikasi produk, branding, dan pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah ubi kayu melalui inovasi produk brownies ubi serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengolahan, branding, dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Tahapan kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan pengolahan ubi menjadi brownies, pendampingan branding dan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai diversifikasi pangan lokal dari sekitar 50% menjadi 85–90%. Selain itu, masyarakat berhasil menghasilkan brownies ubi yang memiliki nilai jual lebih tinggi, memperoleh identitas merek dan kemasan yang lebih menarik, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam memasarkan produk. Program ini berkontribusi pada peningkatan pendapatan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Diterbitkan

2026-06-14

Cara Mengutip

Yose Rizal Fajri, Nurhawa, N., Helman Pauzi, Ajeng Safira Yolanda, Inda Yuliah Rissanti, Ita Nursila, … Satria Anta Dista Anggara. (2026). Pemberdayaan Bahan Baku Lokal Ubi sebagai Produk Olahan Bernilai Ekonomis di Desa Kemala Jaya Kecamatan Muara Jaya. Donasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 11–18. Diambil dari https://jurnal.staibta.ac.id/donasi/article/view/137