Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah
DOI:
https://doi.org/10.1234/kafalah.v1i2.30
الكلمات المفتاحية:
Pembiayaan Bermasalah، Bank Syariahالملخص
Tujuan penelitian ini ialah untuk memahami pembiyaan bermasalah pada perbankkan syariah serta bagaimana cara menanganinya. Metode penulisan menggunakan kualitatif literatur, dengan mengumpulkan referensi dari literatur serta undang-undang dan peraturan pemerintah mengenai perbankkan. Dari penelusuran yang diadakan ditemukan kesimpulan. Adanya pembiayaan bermasalah pada bank syariah akan berakibat pada berkurang atau menurunnya pendapatan bank. Dari sisi nasional dapat mengurangi kontribusi bank dalam melakukan fungsi intermediarinya sehingga tidak dapat memberikan kontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Penanggulangan pembiayaan bermasalah dapat dilakukan melalui penyelesaian oleh bank sendiri secara bertahap dengan pendekatan persuasif. Bila tahap pertama tersebut telah dilakukan, maka dapat digunakan langkah dan tahapan berikutnya antara lain penyelesaian melalui debt collector, penyelesaian melalui kantor lelang, penyelesaian melalui badan peradilan (al-qadha), penyelesaian melalui badan arbitrase (tahkim) dan Penyelesaian melalui Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) untuk bank-bank BUMNالتنزيلات
منشور
2024-09-14
كيفية الاقتباس
Dani Atmaja. (2024). Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah. Kafalah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Keuangan Syariah, 1(2), 123–132. https://doi.org/10.1234/kafalah.v1i2.30
إصدار
القسم
Articles
الرخصة
الحقوق الفكرية (c) 2024 Dani Atmaja

هذا العمل مرخص بموجب Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







